Senin, 04 Juni 2018

Favourite food : egg and noodle!!!! Woohoo!!!

Haaaaaaiiii haaaaaaiiiiii
I'am back. Setelah berdiam diri sekian lama, sibuk melakukan ini itu mencari ilham, akhirnya ketemu satu meskipun sedikit maksa. *evil laugh* Hari ini aku cuti bosku, i'm not feeling that fit but still eating something unhealthy, uuuugh.... and here I am, terkapar di atas kasur setelah puwasssss makan mie #radang.

Well, back to the topic. Kalo nanya hobiku apa, salah satunya adalah makan. Makanan favoritku apa, jawabnya adalah telur alias endhog, sama mie!!!! Duh suka khilaf kalo ada mie, cuma untungnya saya ga terlalu sering makan mie, apalagi yang instant. Meskipun cinta banget sama mie, tapi terlalu sering dan berlebihan makan mie instant itu efeknya nyeremin. Karena pada dasarnya, segala sesuatu yang berlebihan itu GA BAIK, inget ya gess, ga baik.

Ngomongin mie instant, pamor makanan mie instant Indonesia di dunia uda ga diragukan. Uda sampe kemana-mana. Bahkan orang Amerika juga heboh sama rasanya mie goreng instant Indomie (yaaaa aku juga sukaaaaa ><), uda ke Cina juga, ke Jepang juga, kemana-mana deh pokoknya. Tapi, masalahnya yang barusan aku makan bukan Indomie *nyahahahahaha* tapi dari merek mie Sedaap.
Tau kan yang varian Kari Spesial dari mie Sedaap? Yang kental banget itu kuahnya. Merah merekah, tapi ga pedes, cuma rasa kaldunya nyampur pas banget di lidah. That's why I love this one. Untuk merek ini, varian yang aku suka banget mie sotonya yang rasanya seger karena paduan jeruk nipisnya, sama kari spesial ini. Endessss merembessss lah pokoknya *halahh*.

Terpengaruh sama mbak cantik dari Jepang, Yuka Kinoshita, yang doyang mukbang alias makan besar, aku bikin mie, tapi dalam porsi wajar hahahahahha. Ngeri ihhh bayangin makan sebanyak itu, meskipun aku sendiri juga doyan makan besar xD

Emang terpengaruh apanya dari Yuka?
Make telor. Biasa aja kan? Yang bikin ga biasa itu telornya dipecah ketika mienya uda siap hidang, bukan dipecah direbus jadi 1 sama mienya kayak yang di warteg-warteg yang selama ini sering emak ajarin. Bukan. Jadi telornya setengah mateng pas mienya diaduk. Juga penyajian model gini ngingetin aku tiap makan ramyeon di Kimchi-go. Efeknya? Well, rasanya menurut eke, sedikit beda lo gess. Ciyus? Ciyusly different! Warna kuahnya pun agak beda ga kayak yang biasa aku bikin, mungkin karena pengaruh telornya jadi ga 'tersuwir-suwir' tapi ngendap di dalem kuah(?) bayangin sendirilah cuy xD Wenak kok gess, tenang aja.

Dan beginilah tampilannya :

Sebelum telornya diaduk 

Sesudah telornya diaduk 

Gimana? Menggoda kan? Emang! Rasanya berubah jadi lebih manteb, kental, dan karena tambahan cabe irisnya, pedesnya jadi lebih nampol ges. Kuy lah, dicobain sendiri di rumah. Sekarang aku tahu kenapa mbak Yuka demen banget nambah telornya pas uda ready to serve atau bahkan pas uda served. Ternyata gitu toh rasanya, wkwkwkwkkwk.

Woke ges, aku mau lanjut nonton The Emoji Movie dulu, bhabhay!!!!

Minggu, 03 Juni 2018

Movie Review : Dunkirk



Haaaiii, maaf terlalu lama menghilang dari peredaran. Mungkin ada yang nunggu postingan random saya? *krik krik suara jangkrik* oke abaikan yang barusan. Gimana puasanya sejauh ini? Sudah memasuki  hari ke-17, sudah bolong berapa ges? Hahahahaha
Jadi gini ges, aku mau review sebuah film yang sebenernya genrenya bukan aku BANGET. Aku orangnya cemen, demennya horror atau film romance yang klasik mendayu-dayu, dan genre yang aku hindari itu, melancholic dan thriller. Kenapa ngga suka film mellow? Back to personal taste siy, aku ngga gitu suka film yang menguras air mata, itu lebih serem dari film horror  menurut aku. Karena bapernya kerasa banget bahkan ketika filmnya uda lama selesai ditonton, ini opini aku pribadi ya. Sedangkan kenapa ngga suka film thriller? Lagi-lagi, back to personal taste, dan karena aku cemen banget, hahahhahahaha. Bisa lemah mentalku liat yang berdarah-darah, bunuh-bunuhan, bisa ngilu sekujur body selama nonton. Jadi, film-film setingkat Jig Saw dan Final Destination itu bener-bener pantangan buat aku. Mending aku suruh nonton Alvin and the Chipmunk daripada begituan. Hahahahahaha…
Ok, back to the topic. Kali ini film yang mau aku bahas adalah film bergenre thriller-survival-historical berlatar Perang Dunia II, antara sekutu vs Jerman. Sebagian besar dari kita pernah belajar sejarah soal ini meskipun sekarang pasti, sudah banyak lupanya, ya kan? Wkwkwkwk (aku anak IPS aja sejarah dunia banyak yang lupa, jadi mesti re-read lagi, huhu..). Well, judulnya apa? DUNKIRK. Itu lo ges, film debut aktingnya Harry Styles-nya One Direction. Kenapa pengen nonton ini? Yap, 98% karena ada Harry-nya. I’m not a Directioners, tapi jujur, Harry memang paling charming diantara member 1D lainnya. Bukan berarti mereka yang lainnya ngga ganteng, mereka ganteng banget, cuma menurut aku pribadi, Harry yang paling charming. Selera aja siy ya, hahahahahha.
Film ini bercerita tentang evakuasi besar-besaran pasukan yang ikut PD II dari pantai Dunkirk (juga ditulis Dunkerque) yang juga dikenal sebagai operasi Dynamo.  Gimana mereka survive dengan kabur dari wilayah Prancis lewat jalur laut. Meskipun sebagian besar menceritakan soal kejadian sejarah, tapi ada juga bumbu fiktifnya. Dikit banget kok, lebih jelasnya nonton sendiri aja, lumayan sekalian belajar sejarah juga kan?
Sejauh ini, ini adalah film thriller yang aku betah banget nontonnya. Kenawhy? Karena meskipun genrenya thriller, film ini ngga menyajikan pemandangan orang terbunuh dan mandi darah, atau potongan tubuh manusia berserakan dimana-mana, BIG NO! Sang sutradara Christopher Nolan justru membuat suasana tegang terbangun dengan instrument suara jam tik-tik-tik yang menggambarkan betapa urgent-nya suasana dalam perang itu, Cuma sedikit sekali suara music yang dipake sebagai backsound di film ini. Dan lagi, elemen ‘ketiba-tibaan’ yang menonjol. Kayak tiba-tiba kapalnya diberondong tembakan, tiba-tiba kapal kena bom dan karam, dsb.
Ada juga momen emosionalnya menurut aku. Seperti saat Gibson sang prajurit Prancis yang ikut kabur dari wilayah Prancis (diperankan oleh Aneurin Barnard) bareng dengan Tommy sang prajurit Inggris (diperankan oleh Fionn Whitehead). Ketika Gibson dicurigai oleh Alex, anggota resimen prajurit Inggris yang juga kabur bareng Tommy (diperankan oleh Harry Styles). Sampe akhirnya Gibson mati karena ngga bisa meraih tangga dan keluar bareng  Tommy dkk kemudian terpaksa tenggelam dengan kapal yang ditembaki prajurit Jerman. Astaga ini momen sedih banget karena Gibson juga selalu bantu Tommy cari jalan keluar tercepat kalau mereka terjebak dalam kapal. Gibson digambarkan ngga pinter bahasa Inggris, dan dia diem aja bahkan saat Alex curiga dia mata-mata Jerman, kemudian Gibson gagal meraih jalan keluar, sedih banget astaga T.T
Another sad moment, saat nelayan sipil bernama mr. Dawson, yang dengan sukarela ikut menjemput tentara sekutu dari Prancis (diperankan oleh Mark Rylance) membawa dua orang remaja laki-laki, yaitu Peter (diperankan oleh Tom Glynn-Carney) dan George (diperankan oleh Barry Keoghan), serta seorang tentara yang berhasil kabur duluan, tapi karena menumpang ke kapal milik mister Dawson yang justru menuju Dunkirk untuk membantu evakuasi militer, akhirnya tentara yang traumatis ini justru ikutan balik ke Dunkirk (diperankan oleh Cillian Murphy).  Si tentara yang sempat emosi, ngga sengaja memukul George sampe jatuh ke dek bawah. George yang punya impian sederhana, ingin masuk ke berita Koran local, awalnya ikut dengan ayah Peter ke Dunkirk berharap dia bisa memberi bantuan dan berguna. Namun, sia-sia karena ia akhirnya terluka parah dan mati karena jatuh terpukul oleh si tentara tadi. Ini momen sumpah, bikin ikut sedih :’(
Over all, banyak nama-nama baru di film ini, tapi ngga main-main, aktingnya total banget semuanya. Termasuk si Harold, aktingnya bagus kok, ngga ngecewain. Efeknya, jalan ceritanya, semuanya! Film ini ngga Cuma menghibur, tapi juga bikin kita sedikit melek sejarah, terutama soal  PD II. Konon, film ini ditonton juga sama veteran PD II, dan mereka nangis. Emang, Perang Dunia I dan II itu menurut aku, termasuk sejarah kelam dunia di masa lalu.
Anyway, ini dia daftar beberapa pemain utama di film Dunkirk  ini :
- Fionn Whitehead, pemeran karakter Tommy
sc. Pinterest
-    Tom Glynn-Carney, pemeran karakter Peter
sc. Pinterest
-    Jack Lowden, pemeran karakter Collins <3
sc. Pinterest
-    Harry Styles, pemeran karakter Alex <3
sc. Pinterest
-    Aneurin Barnard, pemeran karakter Gibson <3
sc. Pinterest
-    James D’Arcy, pemeran karakter Kolonel Winnant
-    Barry Keoghan, pemeran karakter George
-    Kenneth Branagh, pemeran karakter Komandan Bolton
-    Cillian Murphy, pemeran karakter tentara yang menggigil
-    Mark Rylance, pemeran karakter Mr. Dawson
-    Tom Hardy, pemeran karakter Farrier

Buat kalian yang belom nonton film ini, kuy tunggu apa lagi! Nonton ya! Ngga ngecewain kok, dijamin.

Akhir kata, terpaksa mengucapkan Bhay Bhay lagi. Semoga kita ketemu lagi di postingan berikutnya. ^^/ Semangat ya puasanya!



Sabtu, 26 Agustus 2017

Uneg-uneg : adem panas baca hate comments terhadap Muslim (korea)

Hai para pembaca.... Apa kabar?

Malem ini, aku lagi sedikit emosi. Setelah saling balas membalas dengan seorang viewer yang entah dari mana asal negaranya di sebuah postingan video di youtube, badan ini rasanya adem panas. Kenapa? Karena komennya mengandung SARA. Bawa-bawa agama.
Meskipun yaaaa aku tau, aku sendiri juga ga bagus-bagus amat pengetahuanku dalam agama, tapi aku kesel kalo ada sesuatu yang dikaitkan dengan agamaku. Rasa-rasanya semua kejahatan di dunia ini adalah ulah kita sebagai muslim. Kejam kan? Padahal kita sendiri sebagai muslim juga ga pernah diajarkan untuk membunuh, atau menyakiti orang lain.

Apalagi yang barusan aku bales juga komennya bawa-bawa nabi muhammad. Padahal selama aku komen ga ada tuh bawa-bawa nama bunda maria atau siapalah itu. Toh aku ga mempermasalahkan itu. Tapi kenapa seluruh dunia sepertinya sensi sama kita sebagai muslim? Di luar sana juga banyak kok penjahat dan teroris yang bukan islam, tapi kenapa yang jelek harus orang islam? Orang-orang ga adil kan?

Video yang barusan aku lihat itu, video dimana ada seorang mahasiswa yang menunjukkan bagaimana suasana saat bicara dengan orang korea sebagai muslim. And fuck off those hate comments! Selalu dikaitkan sama kejadian terorisme, terus merambat ke kejahatan-kejahatan lain, apa mereka ga sadar, ada begitu banyak hal jahat yang terjadi yang bukan dilakukan oleh muslim.
Dan ini adalah yang aku benci dari semua teroris dan penjahat-penjahat yang selalu mengatasnamakan 'jihad'lah, atau apalah itu. Karena mereka, agama kita jadi buruk dimata semua orang. Padahal mereka yang berbuat, orang-orang yang menanggung akibat. Dan sejujurnya, hal ini juga yang membuat aku sebagai muslim sendiri jadi kurang percaya sama orang-orang yang terlalu agamis. Apalagi belakangan ini, makin banyak orang yang salah mengartikan sesuatu yang mereka dapet dari internet atau apa pun itu sumbernya.

Sebagai muslim juga, aku BENER-BENER TERSINGGUNG. Apa mereka semua sudah suci? Sudah bener? Sebaik itu kah mereka? Kalo misalnya yang melakukan semua kegiatan terorisme itu bawa agama kristiani atau agama lain, apa mereka akan men judge agama itu seperti mereka men judge islam seperti ini?

Mungkin ini ya rasanya terlahir dan hidup di negara yang mempunyai keragaman agama, ras, dan budaya. Kita terbiasa tumbuh dengan menghargai yang namanya perbedaan. Setiap hari berdampingan dengan orang dari daerah lain yang bahasanya, warna kulitnya, agamanya, sukunya, dan budayanya beda. Aku punya banyak temen dari etnis cina, dan kita akur juga akrab. Aku punya temen dari medan, dari papua, dari kupang, dan lain-lain dan kita harmonis dalam menjalin hubungan pertemanan. Kita ga pernah memperlakukan orang lain secara diskriminatif.

Beda dengan yang terjadi di negara lain, dalam bahasan ini Korea. Aku suka banget sama hal-hal yang berbau Korea. Dramanya, artisnya, variety shownya, makanannya, semuanya. But, honestly, those hate comments make me sick a bit. Aku jadi semacam 'ooh jadi korea seperti itukah?' kejam banget sumpah. Aku sering liat berita dan artikel kalo orang korea itu menjunjung tinggi homogenitas dengan standard-standard tertentu mereka. Jadi hanya orang dengan stereotype tertentulah yang bisa survive disana.

Aku ga bermaksud menjelek-jelekkan orang korea. Tapi biar gimanapun, perlakuan diskriminatif itu ga bener. Orang korea kadang suka diskriminatif sama orang yang 'sedikit beda' dari mereka. Mereka memberikan perlakuan berbeda terhadap orang cantik sama orang jelek. Sampe akhirnya aku bahagia setelah presiden Korea yang baru saat ini akan menetapkan peraturan 'blind recruitment' bagi perusahaan yang membutuhkan karyawan. Supaya semua orang punya kesempatan yang sama dalam mendapatkan pekerjaan yang layak, kemampuan mereka juga bakal diperhitungkan dan ga melulu dilihat dari penampilan. Read this article.

Dan orang korea juga punya kelas sosial mereka sendiri. Yang kaya hanya bergaul dengan yang kaya, yang miskin dikucilkan, diremehkan. Dan ini masalah klasik. Mungkin ini juga yang menginspirasi banyak penulis naskah disana yang menciptakan kisah si kaya dan si miskin di hampir semua drama romance (well, romance itu gue banget sebenernya, but really?).
Kemudian, mereka juga agaknya sedikit 'emoh' sama black skinned people. Yang selalu mereka sanjung dan puji adalah mereka yang berkulit putih pucat macem yoona snsd atau yang lagi naik daun itu si chaeyoung DIA yang perutnya katanya kayak ada lampu neon nya. Sedangkan belakangan ini ada artikel yang mengatakan kalau salah satu anggota girlband multinegara, BP Raina, yang di disband. Dan yang di disband itu cuma dia yang keturunan amerika-afrika, yang notabene berkulit lebih gelap dari orang korea kebanyakan. Namanya Alexandra Reid. Why? Any explanation? Read this article.

Dan terakhir, yang barusan aku tonton juga, diskriminasi terhadap muslim. Aku tonton acara Hello Counselor, dimana guestnya itu seorang wanita asal Uzbekhistan yang sudah berganti warga negara jadi orang Korea dan menikah dengan seorang pria Korea bahkan sudah dikaruniai 2 orang anak yang lucu. Pergi ke Korea pertama kalinya karena 'kepincut' sama drama Winter Sonata. Tapi kenyataan setelah disana berbeda sekian ratus derajat dengan apa yang ada di drama. Semua orang memperlakukan wanita itu seperti sampah, menjambak hijabnya, menunjuk-nunjuknya seperti teroris, dan lain sebagainya. Dengan kondisi seberat itu dia bahkan ditinggalkan oleh suaminya dan harus bisa bertahan sendiri menghidupi kedua anaknya yang masih kecil. watch this video.

Kembali sedikit ke komentar kebencian yang aku baca tadi. Ada yang bahkan kasih persentase kejahatan yang dilakukan orang muslim di korea selama tahun 2013. Intinya kejahatan yang dilakukan oleh muslim di korea itu sekian persen lebih banyak dibandingkan sama mereka yang asli orang Korea. Sedangkan populasi orang muslim disana hanya sekian persen yang ga sampe 2 digit persen, gimana bisa? Aku sampe berpikiran buruk, mungkinkah persentase itu ga akurat? Mungkinkah angka persentase itu dimanipulasi sekian rupa untuk membuat kami sebagai muslim terpojok? Heloooooooooo....!!!!

Sekarang, coba posisikan andai kalian sebagai warga Korea yang didiskriminasi seperti itu? Bagaimana perasaan kalian? Kpop itu terkenal di seluruh penjuru dunia berkat fans internasional, yang notabene multi agama, multi rasial, dan multi kultural. Tapi sejak Kpop merajalela, semakin hari, orang korea jadi semakin sombong seperti itu. Andai ndak ada fans internasional yang menyukai budaya Kpop, mungkin Korea ga akan se terkenal sekarang ini. Dan plis tolong juga dicatat, fans internasional ga cuma mereka yang kristen aja, atau budha aja atau hindu aja, tapi juga ada yang islam. Banyak!

Pesen aku cuma satu dari postingan ini. Mari saling menghargai orang lain. Perlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan. Treat others as you want to be treated. Jika kamu ga pengen didiskriminasi, maka perlakukan orang lain dengan baik. Derajat kita semua sama. Kalian makan pake mulut, aku juga. Kalian jalan pake kaki, aku juga. Kalian pernah bayi, sama aku juga. Toh kita semua kalo mati juga jadi tanah. Yang membuat kita berbeda adalah keimanan dan sikap kita.
Maaf kalo ada yang tersinggung, aku ga bermaksud melukai perasaan siapapun. Aku nulis ini karena aku yang terluka liat pedesnya komenan mereka yang menghina agamaku. Maka dari itu, lets be friend, i will be nice to you. And, Peace out! 

Rabu, 23 Agustus 2017

LTNSB

hi buddies....
long time no see, apa kabar?
miss me? kangen eke? hahahahahahaha plis abaikan yang barusan.

author (ciyeee author) uda lamaaaaaaaa banget nggak nulis apa-apa. lagi miskin ide. nggak ada inspirasi. padahal selama vakum, uda piknik kemana-mana --"

review drama? masih belum nemu drama yang greget untuk di review. tapi ada kandidat sih, School 2017, pada nonton?
review tempat njajan? masih belum juga karena lagi males banget keluar kemana-mana, masih mager belom pengen njajan.
review aplikasi? apalagi ini hahahahaha. tapi ada sih aplikasi yang bikin aku tertarik belakangan ini. cumaaa.... gitu deh hahahahaha

well, if you are having something in your mind and you need to tell to someone, just let me know. feel free to contact me ya guys. *sun jauh*

sementara itu dulu aja ya. next time aku koar-koar lagi *halahh*

BYE....

Jumat, 09 Juni 2017

Favorite Classic Music : Johann Pachelbel - Canon in D Major (2)

Selamat malam para penikmat suasana malam, how are you today? Wkwkwkwk klise ya? Iya, maaf *lol*.

Seperti yang sudah aku janjiin di post an sebelumnya, aku mau lanjutin bahas musik klasik favoritku dan juga favorit banyak orang. Judulnya Canon in D Major. Tenang aja, Canon disini bukan meriam, juga bukan jajanan coklat, bukan juga merk printer atau merk kamera lo. Tapi lebih ke bagian musik yang dikarakterisasikan dengan adanya peniruan (imitasi) dan pengulangan.

Lagu ini diciptain oleh seorang composer terkenal pada masanya yaitu Johann Pachelbel (1653-1703). Johann Pachelbel lahir pada tahun 1653 dan meninggal pada 1706. Pada tahun 1671, saat berusia 18 tahun, Pachelbel pindah ke Vienna (Austria) di mana ia menjadi mahasiswa disana. Pada tahun 1692 Pachelbel pindah ke Nuremburg di mana ia menetap sampai dengan saat ia meninggal pada tahun 1706. Pachelbel bertemu keluarga Bach di Eisenach dan menjadi guru dari Johann Christoph Bach, kakak dari Johann Sebastian Bach. Canon ditulis sekitar tahun 1680 dan merupakan karya musik yang paling terkenal dari Pachelbel. Aslinya lagu ini ditulis untuk tiga biola dengan iringan bass dan sebuah gigue.

Walaupun Johann Pachelbel sudah dikenal sebagai seorang komposer semasa hidupnya, bahkan diperkirakan telah menciptakan 200 karya musik, akan tetapi sayangnya banyak dari karyanya yang telah hilang. Hanya satu karyanya yang terkenal hingga saat ini yaitu Canon in D, namun demikian karyanya ini sangat terkenal bahkan dapat dikenali oleh orang-orang yang ga begitu ngerti soal musik klasik kayak aku misalnya...

Beberapa orang ada yang ngerasain lagu Canon in D sebagai musik yang bermakna buat mereka (kayak aku juga)  ketika didengerin di kala bahagia maupun sedih. Makanya gak jarang kita menjumpai Canon in D dalam sebuah drama maupun film, yang digunakan sebagai media penyampaian emosi yang ingin disalurkan kepada penonton, biasanya saat narasi cerita atau adegan tanpa percakapan. Sebagai contoh lagu Canon in D bisa dijumpai di film My Sassy Girl (2001), The Classic (Film Korea), You & Me (Kimi To Boku 2011, Film Jepang), dll.

Lagu Canon sendiri pada awalnya telah dilupakan oleh orang-orang selama berabad-abad dan diperkenalkan kembali pada tahun 1919 oleh Gustav Beckmann, setelah itu banyak penelitian dilakukan terhadap karya-karya Johann Pachelbel, dan seiring waktu Canon in D mulai dikenal secara luas kembali. Apa yang membuat “Canon in D” sangat menawan adalah kesederhanaannya. mungkin karena sederhana, emosional dan mudah diingat atau dikenang, makanya lagu Canon ini juga sering dijadikan lagu latar pada acara pernikahan. (cr. Lampukecil.com)

Berikut adalah beberapa lagu canon yang dibawakan dengan alat musik lain :

Canon original version
Canon solo piano version
- Canon acoustic guitar version, covered by Sungha Jung
- Canon biola duet version
Ps : ini cuma beberapa contoh dari ribuan versi yang beredar di internet, kalo ada kekurangan atau kekeliruan mohon maap *bow*


Kebetulan ada seorang temen di kantorku yang ngasih aku canon dalam versi rock, dan yang versi gitar rock dari temen aku ini luar biasa juga.

Minggu, 28 Mei 2017

Favorite Classic Music : Johann Pachelbel - Canon in D Major (1)

Selamat malam para personil(?), hari kedua puasa nih.. Gimana puasanya? Lancar? Alhamdulillah.... :)


By the way, sekarang jam 22.27, mata ini masih aja melek, padahal entar mesti sahur, trus lanjut melek sampe pagi karena mesti kerja -_-
Malem ini, aku mau kasih sedikit intermezzo. Kalian tau kan yaa, aku bukan orang yang artistik atau apa, cuma orang biasa yang suka sama keindahan *tsaaah* beberapa diantaranya lukisan dan musik. Kalo kapan lalu aku sudah bahas sedikit soal karya seni lukisan yang aku suka, sekarang aku mau bahas soal musik. Bukan rnb, hiphop, kpop, atau ballad, tapi ini musik klasik. Iya kalian ga salah baca kok, musik klasik. Tak capslock ya, MUSIK KLASIK hewhewhew 😂


Sejak kapan demen musik klasik? Kalian tau kan game di android yang namanya 'Piano Tiles'? Sejak aku download aplikasi itu aku sadar kalo musik klasik itu emang luar biasa. Efek soothing nya bagus buat menenangkan pikiran yang stress, jenuh, sumpek, sampe bisa bantu kita meningkatkan fokus loh. Musik klasik juga bagus diperdengarkan untuk ibu yang sedang hamil juga, supaya anaknya cerdas nantinya.


Nah musik klasik yang paling aku suka sejak pertama kali denger langsung jatuh cinta, termehek-mehek, klepek-klepek *halaah* judulnya Canon in D Major by Johann Pachelbel. Buat mereka yang ngerti musik klasik dan ngerti cara mainkan alat musiknya such as piano, biola, flute, gitar, dll lagu ini keys nya sederhana banget. Katanya mbah Google, cuma beberapa note yang dimainkan berulang-ulang *sotoy*.  Tapi iya sih kalo didengerin musiknya emang seperti dimainkan berulang-ulang tapi yaaa gitu deh, pokoknya cantik banget melodinya, aku sukaaaaaa banget.


Buat kalian yang mungkin belum pernah tau musik ini, atau familiar karena pernah denger sebelumnya tapi enggak tau judulnya apa, silakan Youtubing untuk lebih jelasnya.
Dan barangkali nih ada diantara pembaca sekalian yang pengen coba mainin, ini notenya :

x






























Sebenernya musik klasik itu punya sejarahnya sendiri, termasuk lagu syantik ini. Tapi karena sudah terlalu malem, mungkin besok aja kali ya?

Besok aku share kan sejarah dari lagu yang sering banget diputer di acara pernikahan terutama pernikahan orang-orang di Eropa sono yang deket rumah aku di Boston city itu *zzzzzz*. Besok akh kasih ceritanya tentang pencipta lagu ini, sejarahnya, versi alat musik lain, dan beberapa orang yang sudah dengan cantiknya meng-cover lagu ini. Stay tune ya guys....


Sudah malam, ikan bobok. Sun jauh.... Gutten nacht!

Sabtu, 20 Mei 2017

Pengen makan tapi ga suka di dapur? Try this!

Selamaat……… malem!
Selamat malem para pembaca  yang setia setiap saat *halaaaah*. Malem ini aku update dari kantor loh? Keren kan? Hahahaha. Ok, abaikan yang barusan karena aku boong *wink*.

Ceman-ceman, di update-an kali ini aku pengen cerita soal makanan. Aku ini emang dasarnya doyan banget sama yang namanya makan. Favoritnya lebih ke pedas, asin, gurih, enak, porsinya banyak, harganya murah kalo bisa yang gratis *plaaaak* maksudnya makanan yang cenderung gurih asin gitu. Dibandingkan makanan manis semacem kue-kuean, makanan yang kayak sayur-sayuran lebih menggoda di mataku. Soalnya aku kan uda manis, apalagi kalo makan manisnya sambil ngaca, aduh bisa diabetes deh akunya *mohon maaf kepedeannya kelewatan* hahahahahaha. Tapi, meskipun aku doyan makan, aku sebenernya sebel banget kalo disuruh masak. Cuma karena perempuan itu takdirnya mau-nggak mau juga ngurusin dapur suatu saat nanti, jadi kalo cuma masak masakan sederhana, insya allah….. insya allah ga bisa –“ insya allah bisa maksudnya.

Nah kali ini, aku pengen share salah satu menu sederhana andalannya orang doyan makan yang males masak kayak aku, murah, enak, bergizi tinggi. Namanya Sayur Bening Daun Katu dan Tahu Telor Goreng. Kalo masalah rasa jangan tanya, uwenak..! versiku sih. Ya sudin, tanpa banyak cing cong lagi, kuy liat resepnya! J

Sayur Bening Daun Katu

Bahan :
Daun Katu, bawang putih, bawang merah, minyak goreng, air, garam dan penyedap (opsional alias hanya kalau kalian ngerasa perlu, kalau kalian ga pake Msg ga pake juga ga apa-apa) *semuanya secukupnya, main perkiraan hahahahaha

Cara masak :
  1. -         Bawang merah dan bawang putih diiris kemudian di gongso alias ditumis dulu dengan minyak goreng sampai baunya harum.
  2. -          Kemudian masukkan air secukupnya, didihkan.
  3. -          Setelah airnya mendidih, masukkan daun katunya, masak sampai daunnya lemas. (Tapi ingat, jangan sampai over-cooked­ supaya kandungan gizinya ga rusak, tapi juga jangan sampe belum mateng sudah diangkat, kalo makan masakan yang belum mateng juga selain ga enak takutnya nanti ada kandungan-kandungan yang berbahaya bagi tubuh).
  4. -          Tambahkan garam dan penyedap secukupnya.
  5. -          Sayur beningnya siap dihidangkan.


Sayur katu itu banyak mengandung zat-zat gizi yang sangat penting bagi tubuh. Yang paling utama, sayur daun katu itu bagus untuk perempuan yang sedang menyusui, karena bisa melancarkan ASI.

Sekarang beralih ke lauknya…

Tahu Telor Goreng

Tahu telor versi aku juga gampang banget kok masaknya. Kuy pantengin!!

Bahan :
Telor 2 butir, tahu kotak 2, daun prei/daun bawang, garam dan penyedap (opsional), minyak goreng.

Cara masak :
  1. -          Daun prei atau daun bawangnya diiris dulu
  2. -          Tahu dan telor dicampurkan dalam 1 wadah.
  3. -          Kasih garam dan penyedap secukupnya, jangan berlebihan loh ya
  4. -        Panaskan minyak goreng di wajan, setelah minyaknya cukup panas, masukkan adonan tahu sama telor yang sudah dicetak dengan sendok 1 per satu
  5. -          Kalau sudah berwarna keemasan, tahu telornya diangkat dan siap dihidangkan.


See? Gampang bingit kan? Bumbunya pun juga ga susah, Cuma garam. Kecuali buat temen-temen yang ngerasa garam aja ga cukup, mau tambah gula bisa, mau tambah penyedap juga bisa. Sayur ini cocok banget dimakan pas musim panas, sayurnya seger banget. Ditambah lagi makannya pake sambel terasi atau sambel bawang, dijamin ga bakalan bisa berhenti makan deh. Nagih banget! Kalo pas weekend dan bawaannya mager, biasanya aku ngunduh daun katu di sebelah rumah karena kebetulan mama punya pohonnya. Kalau di rumah kalian ga ada daun katu, kalian bisa pake daun kelor sebagai gantinya. Daun kelor juga enak dan gizinya juga tinggi banget.

For your information too, untuk masak daun katu, yang diambil cuma daun yang muda-muda aja ya. Tanaman katu itu gampang banget tumbuhnya. Kalo di desa, pohon katu biasanya ditanam dibentuk pager gitu. Kalo kalian ‘nemu’ pohon katu nih, dan kebetulan di rumah kalian ada lahan, pohon katu itu diambil batangnya, bagian pangkalnya dipotong meruncing terus tancepin di tanah, rajin-rajin disiram, pasti tumbuhnya bakalan subur banget. Kan lumayan bisa punya tanaman yang berguna kayak gitu di rumah kita. Percaya deh, ga akan nyesel menanam katu di rumah.

Akhir kata, selamat mencoba ya guys!!!!


Good bye!

Kamis, 20 April 2017

Throw back post : Galbitang at Kimchi Go

Selamat malam para penonton? Adakah yang kangen saya?
*kriiiik kriiiiik suara jangkrik*
Oke bye.... *pergi*balik lagi*


Pemirsa, malem ini saya mau cerita sedikit tentang tempat tongkrongan favorit saya yang baru, resto Kimchi Go. Ada banyak outletnya kok. Tapi aku sekarang lebih sering ke outlet yang di Transmart Rungkut Surabaya. Soalnya deket kantor, jadi pulang kerja bisa sekali-sekali sampe jadi sering kali kesana, hahaha...


Well, taulah yaaa dasarnya aku yang demen banget yang Korea-Koreaan gitu, jadi resto ini pilihan nomer wahid kalo lagi pengen foya-foya #halaah. Tempatnya yaaa bisa dibilang standard, tapi lumayanlah. Pilihan menu makanannya juga lumayan banyaklah. Kalo cuma menu-menu dasar yang sering kalian liat di drama, ada lah. Galbitang, jajangmyeon, mandu, bibimbap, nasi goreng kimchi, kimchi, jjampong, ada semua. Cuma mungkin pilihannya ga selengkap resto otentik Korea lainnya. Tapi serius, Kimchi Go pas banget buat pemula alias penggemar yang baru masuk atau baru mau tau soal Korea-koreaan. 


Sebenernya uda lama siy beberapa kali ke Kimchi Go. Cuma entah kenapa baru belakangan ini 'ter-kesengsem' sama Kimchi Go, telat banget ya, hahahahaha. Dan sekalinya menggandrungi ga tanggung-tanggung, marathon beberapa kali kesana, agak udik ya? Hahahahahaha v


Well, sejauh ini, ada satu menu yang menurut aku cocok sama selera aku. Yaitu galbitang, alias sup rebusan daging-iga. Kalo di Kimchi Go, galbitang nya itu isinya ada kuah yang berkaldu daging sapi, terus ada dagingnya, ada mie ala Korea yang kenyal, bening dan lurus. Rasanya menurut aku asinnya pas, daun bawangnya banyak jadi rasanya gurih. Mantep deh pokoknya.


Gambarnya kayak gini guys...




Menggiurkan kan? Minat dateng? Silakan siapkan budget sekitar 50rb (inc air mineral 600ml) agak lupa juga harga pastinya berapa, pokoknya sekitar segituanlah ya. Maap keun  Disana biasanya juga diputerin lagu-lagu kpop yang enak-enak, jadi makin nambah selera makannya, ya kan? 


And guys, kalian juga biasanya dapet kimchi di lepek kecil, sebagai pembuka sambil nunggu menu kalian mateng. Kimchinya kimchi sawi putih yang rasanya menurut aku emang enak banget. Jadi ga heran kenapa orang Korea kalo makan apa-apa selalu pake kimchi. Tapi selera orang beda-beda juga sih. Soalnya temen aku ga doyan kimchi.


Well, kalo diminta rate untuk resto ini, menurut aku 8 cukuplah ya. Soalnya minusnya resto ini adalah harganya yang agak mahal hahahahaha (menurut aku lho). Tapi masih jadi tempat langganan kalo pengen foya-foya, hahaha....


Jadi tunggu apalagi guys, coba deh kesana dan makan ala orang Korea.


Sekian dulu tulisan kecil dari aku. Sampai jumpa di tulisan berikutnya. Wassalam mualaikum................

Jumat, 31 Maret 2017

A Song That Really Scared But Amazed Me

hey there, whassup?


kali ini aku curhat sedikit. ini bukan masalah cowok atau apa. hahahahaha *ga ada yang nanya*. ini soal sebuah lagu.

seperti semua orang yang segenerasi, seangkatan, seumuran, atau apalah itu istilahnya, aku suka sama boyband semacem westlife. what makes them so great? mereka talented, you know? mereka bisa ngedance, nyanyi, ngejoke, posing.... *out of topic*. tapi iya kan? bener kan? hampir semua lagu di album mereka itu ngehits banget. bahkan yang bukan album title pun juga hits dan enak banget didengernya. akuin deh... hahahaha

ada salah satu lagunya westlife yang aku selalu merinding tiap kali dengerinnya. judulnya I'LL SEE YOU AGAIN. entah kenapa, liriknya selalu bikin aku merinding. takut, tapi juga takjub gitu. seperti lagu itu mengatakan kepada orang tercinta kita yang sudah tiada kalau kita tidak pernah bener-bener terpisah. kita akan berjumpa lagi. duh gusti allah, serius aku membayangkan rasanya kehilangan orang yang kita cintai itu mungkin rasanya kayak kita kehilangan separuh jiwa *ini bukan gombalan*.

ini liriknya :

Always you will be part of me
And I will forever feel your strength
When I need it most
You're gone now, gone but not forgotten
I can't say this to your face
But I know you hear
I'll see you again
You never really left
I feel you walk beside me
I know I'll see you again
When I'm lost, I'm missing you like crazy
And I tell myself I'm so blessed
To have had you in my life, my life
I'll see you again
You never really left
I feel you walk beside me
I know I'll see you again
When I had the time to tell you
I never thought I'd live to see the day
When the words I should have said
Would come to haunt me
In my darkest hour I tell myself
I'll see you again
I'll see you again
You never really left
I feel you walk beside me
I know I'll see you again
I'll see


gimana? feelnya dalem kan?

great song, ditambah lagi sama suaranya shane fillan dan mark feehily, duh lagu ini bikin takjubnya entah kenapa ga hilang-hilang.

dan setiap kali ndengerin lagu ini, tiba-tiba kebayang gimana kalau orang yang paling aku sayangi hilang. aku hampir ngerasain itu. ada suatu kejadian dimana aku ngerasa hampir kehilangan adekku. di dunia ini, cuma mama sama adekku yang aku punya. dan aku sayang sama mereka melebihi apapun. *sorry out of topic again*

anyway, pernah ga kalian ngerasa hampir kehilangan seseorang yang sangat kalian sayangi? gimana rasanya? sedih kan? sesedih apa kalian? sehancur apa kalian? setakut apa kalian? lalu ketika orang yang kalian sayangi kembali, sebahagia apa kalian? selega apa kalian? tak terukur kan?

selagi masih bisa melihat dan mengasihi orang-orang yang kalian sangat sayangi, jangan segan-segan untuk nunjukin ke mereka, kalau kalian sayang banget sama mereka. ga usah ragu-ragu. karena katanya kita akan sangat menyesal kalau mereka sudah ga ada lagi sama kita. katanya...

by the way, lagu apa yang menurut kalian begitu dalam arti dan kesannya? kenapa? ceitain dong... komen juga ga apa-apa hahahahaha *ya kalau ada yang baca* -_____-a #abaikanini

sampe tulisan ini ditulis, aku lagi dengerin salah satu lagu yang menurut aku bersejarah. Wiz Khalifa x Charlie Puth-See You Again. lagu ini ngingetin aku sama salah satu aktor yang awesome banget. Paul Walker. buat kalian yang demen banget nonton Fast Furious movie series pasti tau kenapa lagu ini dalem banget kan?

well, karena ini sudah mulai larut, aku punya ide. gimana kalau kita tidur aja? haahahaha zonkk!! kidding. tapi serius. waktunya istirahat guys. jangan sampe kurang tidur. ga baik buat kesehatan tubuh dan dompet. karena kalo kalian sakit, terus berobat, periksa sama dokternya biayanya mahal, kan dompet ikut nggreges juga. hahahahaha. ingat, kesehatan itu mahal harganya. lebih baik sehat sebelum sakit.

sincerely, bye.......!

Minggu, 26 Maret 2017

Admiring nature fantasy, Impressive Paintings, by Thomas Kinkade and Sung Kim

Hi sleepers, sudah mulai merem ya?
Iya sih, sudah malam, ikan bobok... #efekiklansusu
How are you today? Hope you all have a nice and blessed day today.


Readers yang berbahagia, malem ini aku mau berbagi sedikit random thoughts. Siap? Okay.


Aku sebenernya adalah pengagum lukisan-lukisan alam impresionisme. Yang pencahayaannya kuat, yang penggambaran bentuknya detail, jadi kesan alam itu indah bisa terasa begitu kuat, berikut Pengertian Karya Impresionisme.


Kenapa impresionisme? Karena selera mungkin. Atau mungkin karena aku ini termasuk orang yang imajinatif kali ya, jadi seringkali aku membayangkan kalau aku ada di alam di dalam lukisan itu. Betapa indahnya suasana di dalam sana. Karena biasanya lukisan impresif itu menggambarkan alam yang begitu luar biasa indah, tenang, sejuk, berwarna-warni dan menyenangkan.


Seperti pelukis luar biasa Thomas Kinkade dari Inggris ini. Seperti yang nampak pada website beliau, beliau juga melukis Belle dan Beast di Beauty and The Beast loh. Amazing! Kalian bisa kunjungi Thomas Kinkade's website. Dan berikut beberapa karya beliau yang aku temuin di Pinterest :




Selanjutnya, ada juga pelukis impresionisme asal Korea, namanya Sung Kim (1940). Beliau juga punya karya yang menurut aku, luar biasa impresif. Bener-bener daleeeeem banget. Berikut contoh karyanya : (dilansir dari About Sung Kim dan Pinterest)




Sebenernya, pelukis dalam negeri sendiri pun juga banyak yang tidak kalah jenius dari mereka. Salah satunya kakekku, papahnya papahku *halahh* namanya Tony Djajasoebita asal Jawa Barat. Beliau menganut aliran impresif, abstrak, dan juga seorang filatelis. Tapi entah kenapa darah senimannya sama sekali ga menurun ke aku, sedih... Aku bakalan bahas seniman impresionisme asal Indonesia lainnya di post-an lain kali ya?
Efek dari menikmati lukisan impresionis ini menurut aku bisa bikin kita lebih imajinatif, lebih tenang, lebih menghargai alam, dan betah di rumah (kalau punya lukisan impresionis di rumah). Jadi bagus juga buat kalian yang suka sama karya seni khususnya penikmat karya impresionisme untuk punya lukisan-lukisan alam kayak gini di rumah. Percaya deh *wink*.


Last words, sekian dulu dari saya, selamat malam, selamat berimajinasi sleepers......
Jaljayooo

Jumat, 24 Maret 2017

Menu hari ini : Popmie Jumbo dan Galbi tang

Hai para pencari tuhan...
Bagaimana kabarnya? Sehat?
Sekarang sudah mulai masuk musim kemarau, alias sudah pancaroba.
Waspadalah, waspadalah...



Pembaca yang budiman, aku mau share sedikit soal menu makananku hari ini. Yaaa buat orang yang sudah kenal sama aku *uhukk* mungkin aku termasuk orang yang cukup beruntung. Makanku banyak, doyaaaan banget sama pedes, seafood, daging, sayuran mulai dari yang umum (semua orang kenal) sampai yang asing, mulai dari yang mainstream sampai yang pahit *kayak hidupku* pun aku doyan. Maklum, saya omnivora alias pemakan segala. Cuma makanan yang terlalu manis aku ga begitu doyan, maklum aku kan sudah manis... *wink*



By the way, makanan yang masuk ke perutku hari ini menurutku luar biasa enak. Mungkin sarapan dengan sayur bobor bayam, patin kuah kuning, sambel dan tempe goreng itu biasa. Padahal, buat kita yang sibuk kerja sampe kadang ga makan di rumah, masakan-masakan rumahan semacam itu bisa jadi rasanya luar biasa loh. Bisa sebagai pengobat kangen sama makanan rumah buatan emak kan? Kemudian, sempat beli beberapa mie instan buat stok di meja, barangkali bokek menjalar tiba-tiba, di meja sudah ada semacam koperasi karyawan yang sediain makanan (tapi instan) hahahaha. Yang dibeli pun agak beda. Ada mie Popmie Jumbonya. Reviewnya nanti di bawah. Terakhir, makan malemnya. Agak spesial, ala Korea gitu, Galbi-tang. Reviewnya menyusul ya...



You know what, sepertinya belum banyak orang yang tahu, begitupun aku sendiri, pas lihat pertama kali nangkring di pajangan Alfamart, buseeet ni Popmie gedong amat yak? Hahahahaha. Harganya pun lumayan, cuma 7.500 repes, alias rupiah. Aman banget di kantong omnivora kayak aku. Apalagi yang ditunggu? Porsi gede, harga murah? Comot!


Siangnya, dimakan deh mie nya. Cara bikinnya pun juga mainstream. Gampang, ada instruksinya pula. Kalo masih belum bisa, dasar kurang diajaaaaar #lhoh? #ignorethis. Pertama, memang bungkusnya harus dibuka dulu ya guys, baru bisa dimasak hahahaha. Tampilannya seperti di gambar :



Kedua, tuangkan semua bahannya. Real meat nya, bumbu dan bubuk cabenya.

Ketiga, seduh dengan air panas sampai tanda batas, tutup lagi dan tunggu selama 3 menit. Terakhir, selamat makaaaaaan!


Gimana rasanya? Ini rate menurut aku ya. Selera orang beda-beda. Karena kebetulan aku suka makanan asin, gurih, pedas, menurut aku Popmie yang ini rasanya kurang nendang. Untuk rasa kari daging sapi, rasanya benar-benar kurang asin. Kuahnya sudah oke, kentalnya dapet, cuma yaaa itu rasanya kurang greget. Terus dagingnya sudah enak sih, bumbu yang meresap di dagingnya juga lumayan. Cuma kuahnya aja yang kurang asin. Dari segi porsi, sumpah lumayan banget. Lumayan kalo misalnya cuma sekedar ganjel perut, kenyang lah yaaa sampe sore. Bisa ngirit hahahaha.Untuk belinya, aku ga sengaja nemunya di Alfamart deket kantor, kurang tahu juga kalo di daerah lain ada atau ga. 


And, akhirnya..... Selamat mencoba ya guys... ^^



Chinese Drama Half Review : Derailment

 Hiiiiihooooo everybodyyyyy! How's your life today? I’m back again after a really long break. Hehehe. And to proof that my English writi...